Menjadi Bos atau Pemimpin?

Dalam dunia kerja seorang bos atau pemimpin merupakan seseorang yang memiliki jabatan struktural seperti supervisor, manager, atau direktur yang notabene dalam perusahaan merupakan seorang atasan. Walaupun memiliki makna serupa, namun antara bos dan pemimpin hakikatnya berbeda. Gordon Selfridge, pemilik department store terbesar di Inggris, mengemukakan setidaknya ada 10 perbedaan antara bos dan pemimpin. Bos seringkali digunakan sebagai istilah atasan di suatu organisasi perusahaan yang memiki kewenangan dan kontrol atas suatu grup kerja di organisasi tersebut. Sedangkan pemimpin sebenarnya lebih bersifat umum. Seseorang tidaklah harus menjadi atasan atau menduduki jabatan struktural di suatu organisasi untuk disebut pemimpin, karena seseorang bisa disebut pemimpin apabila mampu mempengaruhi dan mengarahkan orang lain. Diantara 10 perbedaan yang dikemukakan oleh Gordon Selfridge, saya tertarik membahas 2 diantaranya, yakni:

Bos menimbulkan rasa takut, pemimpin membangun kepercayaan

Seorang bos atau pemimpin seharusnya adalah orang yang mengerti apa dan bagaimana kemampuan anak buahnya. Atasan yang hanya mengancam dan terlalu mudah memberikan hukuman kepada bawahannya tidaklah mencerminkan seorang pemimpin yang bijak. Seringkali dalam sebuah organisasi, seorang atasan begitu bangganya karena melihat anak buahnya begitu patuh dan menurut kepadanya, padahal mungkin saja itu disebabkan oleh ketakutan yang timbul dan bukan rasa hormat. Seorang bos yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan seringkali senang memerintah, gila hormat, dan selalu mengandalkan kekuasaan, sehingga tidak memiliki pengaruh ketika turun dari jabatan tersebut. Di lain pihak, seorang pemimpin atau bos yang memiliki jiwa kepemimpinan  lebih berorientasi pada pengembangan manusia, memandang bawahan sebagai pengikut yang memiliki karakter dan kebutuhan berbeda. Pemimpin tidak sekadar memerintah, tetapi menjalin kerjasama untuk membangun kepercayaan kepada bawahannya.

Bos menyebabkan dendam bertumbuh, pemimpin menumpuk antusiasme bertumbuh

Untuk melihat parameter seorang atasan adalah tipe bos atau pemimpin dapat dilihat dari seberapa banyaknya bawahan yang tidak senang dengan kepemimpinannya. Dalam realita dunia kerja, banyak sekali kasus dimana bawahan membenci atasannya dengan berbagai alasan. Seorang bos hanya bisa menyalahkan, dan jika ada kesalahan yang terjadi ia hanya bisa memarahi tanpa mencari akar permasalahannya. Sedangkan seorang pemimpin, ia selalu menginspirasi dan memberikan pengaruh positif kepada bawahannya. Apabila terdapat masalah, seorang pemimpin mampu menyelesaikan dan memperbaiki kesalahan. Ia mampu memberikan motivasi dan keteladanan untuk meningkatkan semangat kerja bawahannya.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: